18 September 2009

Typhus Abdominalis


1.Pengertian penyakit Typhus Abdominalis.
Adalah penyakit menular yang menyerang usus.


2.Tanda atau gejala penyakit Typhus Abdominalis.
a)Pada awal sakit, suhu badan naik perlahan semakin meninggi mencapai 40o C.
b)Panas dapat sampai 3-4 minggu, dan puncaknya penderita bicara tak menentu (ngomel).
c)Sakit kepala.
d)Sakit di bagian perut dan kadang-kadang disertai kembung.
e)Nafsu makan menurun.
f)Badan terasa lemah dan letih.
g)Biasanya disertai diare atau sukar berak dan kadang-kadang berak darah.
h)Kesedaran menurun.


3.Bahaya dari penyakit Typhus Abdominalis.
a)Mudah menular pada orang lain.
b)Penyembuhannya memerlukan perawatan dan pengobatan selama berminggu-minggu dengan dana yang cukup besar.
c)Adanya luka di dinding usus penderita akan mengalami perdarahan dan bila dinding usus tembus akan menyebabkan kematian.


4.Cara penularan penyakit Typhus Abdominalis.

a)Kuman tipes masuk/ menular melalui mulut dengan makanan atau minuman yang tercemar.
b)Pencemaran kuman tipes dapat terjadi :
Dengan perantaraan lalat.
Melalui aliran sungai.


5.Cara mencegah penularan penyakit Typhus Abdominalis.

Caranya adalah menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari yakni :
a.Makan makanan yang telah dimasak.
b.Minum air masak.
c.Berak di WC.
d.Membuang sampah di tempat sampah.
e.Cuci tangan dengan sabun.
f.Menutup makanan yang disajikan.
g.Menghindari mandi dan cuci di sungai.
h.Segera berobat ke Puskesmas bila ada gejala tipes.


6.Syarat dan prinsip diit penyakit Typhus Abdominalis.

a)Mudah cerna, porsi kecil dan sering diberikan.
b)Energi dan protein cukup, sesuai dengan kemampuan penderita untuk menerimanya.
c)Rendah lemak.
d)Rendah serat, terutama serat tidak larut air.
e)Cairan cukup, terutama bila disertai muntah.
f)Tidak merangsang (pedas, masam, bumbu tajam).
g)Bentuk makanan lunak.
h)Makan secara perlahan di lingkungan yang tenang.


7.Makanan yang dianjurkan untuk penderita penyakit Typhus Abdominalis.
Contoh makanan :
(a)Bubur nasi.
(b)Telur ceplok air.
(c)Semur daging giling.
(d)Sayuran yang disetup.
(e)Nagasari.
(f)Perkedel.
(g)Sup ayam giling.
(h)Pisang.
(i)Jus.

Sumber Pustaka:
-Instalasi gizi RSCM dan ADI. Penuntun Diet. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2005.
-Kanwil Depkes Jatim. Leaflet”Cegah Penularan Tipes Dengan Perilaku Sehat”. Jawa Timur, 1993.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar