24 Februari 2012

Manfaat Minum Kopi



Dibalik semua efek negatif yang ditimbulkan dari pengonsumsian kopi secara berlebihan, seperti insomnia, ternyata kopi memiliki sifat unik, yaitu mengandung antioksidan yang lebih kuat dibandingkan makanan lain.

Dalam sebuah penelitian, manfaat kopi yang diminum dengan sedikit gula bisa memberikan efek positif yang lebih banyak daripada efek negatifnya. Berikut ini beberapa manfaat unik yang bakal Anda dapatkan dari mengonsumsi kopi.


Menurunkan risiko diabetes tipe 2

Beberapa hasil penelitian telah menunjukkan bahwa, para penikmat kopi tanpa gula memiliki risiko rendah terkena diabetes tipe 2. Menurut sebuah hasil penelitian, wanita menopause yang minum setidaknya 4 cangkir kopi sehari mampu menurunkan risiko diabetes tipe 2 hinga 50 persen.

Peneliti dari Huazhong University of Scince and Technology menemukan sedikitnya tiga kandungan senyawa alami terkandung dalam kopi, yaitu kafein, asam kafeik dan asam klorogenik. Tiga senyawa inilah yang berjasa menangkal perkembangan racun dari protein terkait risiko diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin, namun senyawa dalam kopi bekerja untuk mencegah proses produksi sel insulin dari kehancuran. Bahkan, manfaat kopi decaffein (kopi dengan kadar kafein rendah) bekerja lebih baik menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Konsumsi kopi juga meningkatkan kadar protein yang disebut hormon seks pengikat globulin dalam darah (sex hormone binding globulin/SHBG), yang memberikan perlindungan terhadap diabetes tipe 2 pada orang yang memiliki jenis tertentu dari mutasi genetik.


Melawan sel kanker

Menurut Prof. Takayuki Shibamoto, ahli toksikologi lingkungan dari Universitas California, Amerika, menyatakan kopi yang baru diseduh akan memproduksi antioksidan yang penting untuk kesehatan. Para peneliti mengatakan bahwa antioksidan dapat merusak DNA dan membran-membran sel sehingga dapat menyebabkan kanker.

Pada tahun 2011, peneliti Harvard menemukan bahwa perempuan yang minum beberapa cangkir kopi sehari memiliki risiko lebih rendah terkena kanker endometrium (kanker rahim).

Penelitian lain pada tahun 2011 di Harvard menunjukkan, pria yang mengkonsumsi 6 cangkir kopi sehari, memiliki 60 persen lebih rendah terkena kanker prostat, dan 20 persen lebih rendah terkena jenis dari kanker prostat.

Selain itu, beberapa penelitian sebelumnya juga mengaitkan minum kopi dengan penurunan risiko kanker usus besar, kanker dubur, kanker mulut dan kanker kerongkongan.

Kopi mengandung ratusan senyawa kimia, seperti senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang dapat menurunkan penanda untuk proses kerusakan peradangan.

Methylpyridinium, senyawa antioksidan yang sangat aktif karena proses pemanggangan biji kopi, ditemukan hampir dalam semua kopi. Bahkan espresso memiliki 2-3 kali jumlah senyawa antikanker.


Menurunkan risiko demensia

Para ilmuwan masih belum sepenuhnya memahami apa yang menyebabkan perubahan otak yang terkait dengan penyakit Alzheimer. Tetapi para ilmuwan belajar lebih banyak tentang faktor risiko demensia dan kebiasaan minum kopi hangat tampaknya dapat menurunkan risiko.

Orang yang mengonsumsi 3-5 cangkir kopi sehari 65 persen lebih rendah untuk mengembangkan demensia. Para peneliti percaya sifat antioksidan dari kopi dapat bekerja untuk mengurangi bentuk demensia vaskular. Minum kopi sudah dikenal melindungi terhadap diabetes tipe 2, penyakit kronis yang meningkatkan risiko demensia.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kafein dalam kopi dapat meningkatkan efisiensi penghalang darah otak, menggagalkan efek negatif dari kolesterol tinggi pada fungsi kognitif. Ada juga kemungkinan bahwa peminum kopi memiliki lebih banyak energi dan bergerak lebih. Peneliti menunjukkan bahwa olahraga juga merupakan pelindung terhadap demensia.


Melindungi dari penyakit Parkinson

Kopi membantu menurunkan risiko penyakit Parkinson bagi kaum pria. Pria yang mengonsumsi 2-3 cangkir kopi berkafein setiap hari memiliki risiko 25 persen lebih rendah dari Parkinson, dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi atau sedikit minum kopi.

Awalnya, peneliti tidak yakin jika kafein cukup bermanfaat melindungi pria dari parkinson. Namun, sebuah riset menemukan sebuah gen yang disebut GRIN2A, yang tampaknya melindungi penikmat kopi dari serangan penyakit Parkinson.


Cegah risiko depresi

Menurut sebuah hasil penelitian, mengonsumsi kopi dapat menurunkan risiko depresi. Para peneliti dari Harvard School of Public Health melaporkan, orang yang minum 4 cangkir kopi atau lebih setiap hari memiliki risiko 20 persen lebih rendah mengalami depresi. Sementara orang yang mengonsumsi 2-3 cangkir kopi sehari memiliki risiko 15 persen lebih rendah.

Ada juga beberapa bukti bahwa kopi melindungi pria dari depresi. Kafein dalam kopi dapat meningkatkan energi dan mood meski dalam jangka pendek. Para peneliti Harvard juga melihat penurunan serupa pada orang depresi yang mengonsumsi minuman ringan berkafein.


Sumber

Read More......

02 Februari 2012

Smadav 2012 Rev. 8.9


Smadav dibuat dengan tujuan untuk membersihkan dan melindungi komputer Anda dari virus-virus lokal yang banyak menyebar di Indonesia.. Kalau Anda sering berinternet atau sering meng-install program-program baru, Anda tetap sangat disarankan untuk menggabungkan Smadav dengan Antivirus Impor (misalnya yang gratis adalah Avira, AVG, atau Avast, dan yang berbayar adalah Kasperksy, Norton, atau NOD32). Smadav bisa bekerjasama dengan hampir semua antivirus impor sehingga komputer Anda benar-benar terlindungi dari infeksi virus lokal maupun virus asing (global). Saat ini Smadav 2011 sudah mengenali sebagian besar virus lokal yang menyebarluas di Indonesia. Inilah alasan-alasan kenapa menggunakan Smadav :
- Teknologi SmaRTP, SmaRT-Protection
- Teknologi Smad-Behavior
- Teknologi Smad-Lock
- Scanner pintar (Intelligence)
- Cleaner Dokumen Terinfeksi
- Pembersihan & perbaikan (1500 value) Registry
- Update terbaru di setiap Revisi
- Senjata Manual sangat mudah digunakan
- Gratis
- Portable dan support OS Windows 2000/XP/Vista/7

Changelog SmadAV 8.9:
- Penambahan database 650 virus baru
- Penyempurnaan struktur database dan engine Smadav
- Penyempurnaan teknik heuristic pendeteksian autorun.inf
- Penyempurnaan teknik heuristic pada auto-scan flashdisk
- Penyempurnaan engine untuk mengurangi kesalahan deteksi (false alarm)
- Perbaikan bug smadav yang gagal menemukan database (Smadav.loov)
- Start-up RTP yang lebih cepat


DOWNLOAD SMADAV 8.9

Read More......

30 Januari 2012

Buah dan Daun Sirsak Obati Kanker Sampai Tuntas


Sirsak (Annona Muricata)/Graviola memiliki istilah yang berbeda-beda di setiap daerah di Indonesia. Beberapa daerah menyebutnya sebagai nangka londo (Sumatera utara), srikaya jawa, nangka buris, dan lain-lain. Sedangkan di mancanegara dikenal dengan nama soursop.

Rasanya yang asam dan sedikit manis terasa segar bagi mereka yang menggemarinya. Selain dimakan langsung, biasanya buah ini juga bisa dinikmati bersama dengan buah lain dengan campuran es.

Sirsak mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Setiap 100 gram daging buah sirsak mengandung sekitar 20mg vitamin C. Selain itu juga mengandung kalsium, fosfor, kalium dan serat yang tinggi. Kalsium dan fosfor bermanfaat untuk membentuk tulang yang kuat.


Khasiat Sirsak

Hampir semua bagian dari pohon sirsak, mulai kulit kayu, akar, daun, daging buah, hingga bijinya, selama berabad-abad dijadikan obat oleh suku Indian di Amerika Selatan. Beberapa gangguan kesehatan di antaranya sakit jantung, asma, masalah lever (hati), dan rematik diatasi dengan sirsak.

Di dalam sirsak, terdapat berbagai macam kandungan nutrisi yang bagus buat kesehatan tubuh kita, misalnya ada kandungan protein, kalsium, fosfor, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Nah di daunnya ada kandungan senyawa yang namanya asetogenin. Asetogenin ini yang mampu membantu mengatasi sakit kanker sama sel tumor.

Selain itu, sirsak juga bisa mengatasi sakit diabetes dengan cara membantu mengendalikan kenaikan kadar gula darah di tubuh kita. Secara medis, sirsak terbukti bisa memberikan efek antitumor atau antikanker yang sangat kuat, serta telah terbukti mampu meringankan segala jenis kanker.

Selain menyembuhkan kanker, sirsak juga bisa sebagai antibakteri, anti jamur (fungi), dan efektif melawan berbagai jenis parasit atau cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stres, serta menormalkan kembali sistem saraf yang kurang baik.

Sumber berita yang sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah sirsak di-test di lebih dari 20 laboratorium sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil test dari ekstrak (sari) buah ini adalah secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 1 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.

Studi di Purdue University membuktikan bahwa daun sirsak juga mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostat, pankreas, dan paru-paru.
Hasil riset beberapa universitas itu membuktikan jika daun ajaib dan buahnya ini bisa:
1. Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
2. Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
3. Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
4. Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
5. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan.
6. Tidak seperti terapi kemo (selama ini digunakan untuk mengobati penderita kanker) yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan atau membunuh sel-sel sehat.

Kisah lengkap tentang graviola, di mana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mothers milk, sebagai bonus terbitan Health Sciences Institute.

Bahkan, daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamicin dan terapi kemo yang biasa digunakan. Berbeda dengan adriamicin dan terapi kemo, Sirsak tidak membunuh sel-sel sehat.

Cara Pencegahan Kanker:
Disarankan makan atau minum jus buah sirsak.

Untuk Penyembuhan Kanker:
10 helai daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air (600 cc) dan direbus terus hingga menguap air tinggal 1 gelas saja (200 cc). Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali. Setelah minum, pada beberapa orang efeknya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi. Rebusan daun sirsak jangan disimpan melebihi 12 jam, karena bisa menjadi basi dan menimbulkan rasa yang tidak enak.
Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat.

Hambali (33 tahun) penderita kanker prostat mengakui, setelah rajin minum jus sirsak tanpa gula kondisinya lebih baik. Ia bisa beraktivitas kembali setelah sebelumnya susah bergerak. Saat diperiksa di laboratorium, ternyata sel-sel kankernya mengering. Sel-sel lain yang tumbuh (rambut, kuku, dan lain-lain) sama sekali tidak terganggu.


Mengapa Kita Baru Mendengar Khasiat Sirsak yang Sangat Menakjubkan Ini?

Riset telah di lakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa-apa mengenai hal ini ? jawabnya adalah: Begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika Serikat dengan omset miliaran dolar yang melakukan riset luar biasa mengenai sirsak, punya alasan sekaligus masalah mengapa sampai sejauh ini belum berani menjelaskan secara luas tentang obat kanker berbahan dasar buah yang juga tumbuh di hutan Amazon ini.

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh di hutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini (kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya) selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan untuk menyembuhkan: sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik. Dengan bukti-bukti ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker.

Dan ternyata Dibawah undang-undang federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG/TIDAK BISA dipatenkan sebelum ditemukan unsur sintetisnya.

Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/cloning dari Graviola ini agar bisa dipatenkan sehingga dana yang di keluarkan untuk riset dan aneka test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusahaan gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka test.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar berangsur-angsur memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.

Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan (tak jelas identitasnya) dari team riset tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karir dan reputasinya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan-bahan alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat. Karena bahan aktif dari daun dan buah sirsak berasal dari tumbuhan, berarti hasil penelitian berhak diketahui oleh masyarakat umum, termasuk kita semua yang ada di Indonesia.


Perkembangan Terbuktinya Khasiat Sirsak Sebagai Pemusnah Kanker

Ketika para pakar riset dari Health Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif.

The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.

Selanjutnya, ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban sirsak, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya juga sangat mengejutkan, sirsak terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif. Sayangnya, sampai saat ini belum ada pihak maupun perusahaan farmasi yang berani menindaklanjuti temuan menggembirakan ini dengan berbagai alasan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang di lakukan leh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.

Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam sirsak, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker usus besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo.

Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu. Graviola tidak
seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif: rasa mual dan rambut rontok.

Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostat, pankreas, dan Paru-paru.

Menurut Ervizal AM Zuhud (kepala Bagian Konservasi dan Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor) penelitian sirsak sempat ditutupi-tutupi selama 10 tahun karena ‘mengancam’ kelangsungan hidup kemoterapi dan industri kimia. Apalagi harga sirsak murah. Hasil penelitian itu, ‘Baru tersebar setelah keluarga dari seorang peneliti mengidap kanker dan mempublikasikan di dunia maya.

Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga-lembaga tersebut di atas.

Ternyata, menurut peneliti di Cancer Chemoprevention Research Center Universitas Gadjah Mada (CCRC–UGM), Nur Qumara Fitriyah, riset McLaughlin menunjukkan dengan dosis kecil saja, daun sirsak efektif memberangus sel kanker. Berdasarkan riset McLaughlin ED50 ekstrak kasar daun sirsak < 20 µg/ml, sedangkan ED50 senyawa murni cuma < 4 µg/ml. Artinya dengan dosis rebusan 10 – 15 daun sirsak masih aman dikonsumsi.


Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang dibudidayakan dan dipanen penduduk pribumi Brazil, kini dapat diperoleh di Amerika. Bersyukurlah di Indonesia, buah sirsak sangat mudah ditemukan sehingga menjadi suatu keuntungan tersendiri karena Sirsak tidak bisa/sulit ditemukan di sebagian Negara. Bahkan negara seperti Thailand dan Vietnam secara terang-terangan meminta ke Indonesia untuk mengekspor bibit sirsak ke negara itu.

Sekarang Anda sudah tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya yang manis campur asam menyegarkan ini tentu tak asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Sirsak bisa dikonsumsi segar maupun diolah menjadi jus.

Mengingat keampuhan tersebut, alangkah indahnya jika hasil penelitian ilmiah bisa diketahui publik dan menjadi dasar digunakannya sirsak sebagai obat kanker, agar memberi secercah harapan bagi para penderita penyakit yang mematikan ini.

Meskipun begitu, sudah beredar obat herbal extract sirsak dalam bentuk kapsul, sehingga dapat langsung dikonsumsi. Bahkan ada yang langsung menjual daun sirsak dengan pengiriman.

Penderita kanker hendaknya juga menjaga pola makan. Jika tidak menjaganya, mengkonsumsi sirsak hanya sia-sia saja. Sudah banyak artikel yang membahas khasiat sirsak terhadap kanker dan testimonial dari mereka yang sudah sembuh, silahkan search melalui mesin pencari untuk lebih memastikan kebenaran ini.



Thanks to: Ki@mhu (Pengumpul sumber artikel)

Read More......

14 Januari 2012

Pedoman Ahli Gizi Dalam Mencari Dan Memilih Lahan Kerja


Bagi teman-teman ahli gizi yang mungkin masih bingung dalam mencari kerja, kali ini saya akan share bagaimana cara memilih lahan kerja. Beberapa waktu yang lalu secara tidak sengaja saya menemukan tips ini dalam bentuk PDF di website www.depkes.go.id dan sekarang saya ingin berbagi kepada teman-teman semua.

Adapun isi dari PDF ini antara lain:
- Prawacana
- Kompetensi ahli gizi
- Lahan kerja prospektif
- Bagaimana merebut pasar kerja
- Meningkatkan kemampuan diri

Bagi yang berminat silahkan langsung download PDF-nya disini.
Semoga bermanfaat...

Read More......