01 Oktober 2010

Morphost Anti Virus 8 dirilis...!!!



Morphost Antivirus Versi 8
Kali ini MorphostLab kembali merilis antivirus terbarunya. Morphost Versi 8. Banyak revisi dan pembaharuan pada versi ini dari versi sebelumnya. Mulai dari detektor, scanning, database dan tools-nya. Namun pada dasarnya Morphost versi 8 ini hampir sama dengan versi 7.

Tampiilan lebih landscape!
Kalau versi-versi Morphost sebelumnya terlihat portrait, versi kali ini Morphost dibuat lebih landscape. Morphost versi 8 ini terlihat lebih menawan dibanding versi sebelumnya. Ditambah lagi campuran warna hijau muda dan tua-nya yang makin fresh. Tidak seperti versi-versi sebelumnya yang hanya menggunakan hijau tua saja.

Move-up and move down! Come on guys!
Morphost versi 8 makin ter-animasi saja! Kalau anda menekan tombol “scanning” dan “database” tombol lain akan bergeser move-up and move-down. Anda bisa coba sendiri. Selain itu, listview untuk “Virus Found” dan “Dugaan Virus” juga telah menggunakan teknik ini. Geser kanan dan geser kiri!

Bagaimana dengan tools barunya?
Sebenarnya tidak banyak penambahan tools di versi baru ini. Tapi ada satu tools yang cukup bagus di versi ini. Anti-Keylogger‼! Nah, tools ini bisa anda gunakan untuk mengecek apakah ada keylogger di komputer anda. Sangat cocok digunakan di komputer warnet dan komputer-berbagi.

Apakah Morphost versi 8 mati saat scanning?
Nah, untuk menjawab pertanyaan ini, perlu penjelasan yang cukup rumit. Untuk kerusakan pada versi 7 kemarin telah diperbaiki di versi 8 ini. Tidak ada lagi yang namanya “Mati saat scanning” pada versi 8 ini.
Tapi di beberapa komputer yang jumlah filenya sangat banyak (luar biasa banyak), terkadang Mophost bisa not-responding. Ini bukan diakibatkan karena kerusakan pada scanning Morphost, melainkan karena Morphost tidak kebagian memory.

Penambahan 6 Detektor Baru!
Ada enam detektor yang ditambah di versi kali ini. Dua detektor untuk induk virus, satu detektor untuk keylogger dan 3 detektor lain untuk shortcut virus. Nah, Morphost versi 8 ini dijagokan untuk memproteksi komputer dan laptop dari virus-virus shortcut yang belakangan ini beredar. Dan banyak flashdisk yang terinfeksi karena malware ini.
Dengan Morphost 8, virus yang menghinggapi flashdisk anda dapat terdeteksi! Kami sebut virus ini “RandomShortcut”

Cara update database-nya makin gampang!
MorphostLab telah memudahkan anda semua untuk mengupdate database Morphost. Hanya satu kali klik, tunggu hingga 100%, database Morphost telah terupdate‼! Tentunya dibutuhkan koneksi internet untuk hal ini.

Bagaimana dengan RTP Morphost?
RTP Morphost sampai saat ini berstatus “siap menjaga komputer anda”. Morphost telah stand-by mengeluarkan alarm jika ditemukan virus. Ada sedikit perubahan tampilan RTP-nya. Dan kini RTP pun sudah lebih baik dibanding RTP sebelumnya.

Buzz! Buzz! And BUZZ‼!
Anda tahu efek Buzz pada YahooMessenger? Kalau anda sering ber-YM tentu anda tahu istilah “BUZZ”. Jadi efek buzz ini seperti efek bergetar…
Begitu Morphost menemukan virus, RTP Morphost akan bergetar alias “nge-buzz”‼!

FalseAlarm makin kecil!
Nah, belajar dari pengalaman versi terdahulu, kemungkinan false alarm pada versi 8 ini telah diperkecil. Kesimpulannya, anda tidak perlu takut lagi dengan false alarm. Morphost telah membagi dua kolom semua hasil deteksinya. Kedua kolom itu adalah “Virus Ditemukan” dan “Dugaan Virus.” Jadi semua yang masuk ke dalam kolom list “Dugaan Virus” masih berstatus “DUGAAN”

Mari download Morphost versi 8.
Anda bisa download Morphost versi 8 disini

Read More......

26 September 2010

The Inflammation Free Diet



Buku The Inflammation Free Diet ini berisi tentang diet-diet yang berkaitan dengan penyakit-penyakit dengan peradangan. Kita ketahui bahwa dalam kondisi peradangan diet malanan atau nutrisi harus diatur sedemikian rupa agar pasien lebih cepat sembuh atau bahkan mencegah timbulnya penyakit sekunder atau komplikasi.
Mungkin itu saja sedikit ilustrasi. Untuk lebih lengkapnya silahkan download buku ini dalam bentuk pdf disini.

Read More......

27 Juli 2010

Benarkah Nasi Putih Makanan Tak Sehat



VIVAnews - Mengkonsumsi nasi putih sudah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun Peneliti dari Universitas Harvard menemukan bahwa mengkonsumsi nasi putih sangat tidak sehat untuk para penderita diabetes. Lalu, makanan apa yang bisa menggantikan nasi putih?

Seperti dikutip dari laman Genius Beauty, peneliti menyatakan bahwa beras merah bisa menggantikan nasi putih, bahkan menurunkan risiko diabetes hingga 16 persen.

Mengganti nasi putih dengan beras merah merupakan salah satu cara terbaik menekan peningkatan gula darah. Alasannya, nasi halus atau putih bisa meningkatan kadar gula darah Anda.

Studi ini dilakukan di AS yang melibatkan lebih dari 200 ribu orang. Hasil penelitian, ditemukan bahwa porsi makan 150 gram beras putih lebih dari lima kali seminggu meningkatkan risiko diabetes sebesar 17 persen dibandingkan dengan orang-orang yang makan hanya satu porsi nasi dalam sebulan.

Hal ini dijelaskan oleh fakta bahwa beras merah kaya serat yang bisa digunakan untuk diet. Penggilingan beras coklat menghapus sebagian besar serat tersebut, sehingga kadar glukosa darah lebih tinggi.

Beras putih lebih sehat daripada beras putih dilihat dari konten serat dan nutrisi. Bran atau bekatul dari gabah mengandung vitamin B, mineral, serat, asam folat, juga kaya kalium, seng, tembaga, dan yodium. Selain itu beras pecah kulit memiliki rasa kacang ringan.

Jadi pecinta nasi putih harus beralih ke beras merah dan biji-bijian lainnya. Para peneliti merekomendasikan mereka yang suka makan banyak nasi putih untuk menggantinya dengan beras merah. (sj)

Read More......

30 Juni 2010

ABC of Wound Healing




Kebanyakan luka dengan etiologi atau penyebab apapun dapat disembuhkan tanpa kesulitan. Beberapa luka susah disembuhkan karena adanya faktor-faktor yang menghambat penyembuhan, walaupun dapat diatasi jika penyembuhan luka dikelola dengan tepat. Sekelompok kecil dari luka akan menjadi kronis dan atau bahkan tidak dapat disembuhkan. Dalam kasus ini Tujuan utamanya adalah untuk mengontrol gejala dan mencegah komplikasi, dari penyembuhan luka.

Buku ini mengulas tentang segala sesuatu dari penyembuhan luka mulai dari etiologi sampai nutrisi yang dibutuhkan. Tentunya sangat bermanfaat bagi tenaga kesehatan sebagai dasar intervensi yang diperlukan oleh pasien. Untuk lebih jelasnya dapat langsung didownload saja buku ini dalam bentuk pdf disini

Read More......

27 Juni 2010

CVA (Cerebro Vascular Accident)


PENGERTIAN
CVA atau stroke adalah bencana atau gangguan peredaran darah di otak. Akibatnya nutrisi dan oksigen yang dubutuhkan oleh otak tidak terpenuhi dengan baik. Ada dua macam penyakit stroke, yaitu :
a. Iskemia (non hemoragik)
b. Perdarahan (hemoragik)

A. Stroke iskemik
Bila suplai darah pada sebagian otak berkurang, terjadilah iskemik. Sel – sel yang kekurangan oksigen tidak akan berfungsi secara sempurna. Apakah sel – sel otak itu berhenti bekerja untuk sementara waktu atau akan mati seterusnya tergantung pada tingkat keparahan dan lamanya istemik. Istemik yang berat berlangsung lama dan akhirnya menyebabkan stroke. Stroke istemik adalah bentuk ekstrem dari iskemik yang menyebabkan kematian sel – sel otak yang tidak dapat pulih. Kerusakan ini disebut infark otak.
Penyebab stroke iskemik sama dengan penyakit jantung koroner, yaitu adanya endapan lemak dan kolesterol atau atherosclerosis / plaque. Pembentukan plak yang menyebabkan stroke iskemik berada dalam dinding pembuluh koroner menyebabkan penyakit jantung koroner. Stroke iskemik dapat dibedakan menjadi trombotik (thrombotic) dan embolik (embolic). Darah yang menggumpal (clotting) di dalam pembuluh arteri di otak dapat menyebabkan stroke trombolik. Sedangkan fragmen (serpihan) plak yang berjalan – jalan dari jantung atau arteri lain yang mengarah ke otak dapat menyebabkan stroke embolik.
Oleh karena itu, bagi seseorang dengan penyakit jantung koroner, resiko mengalami stroke meningkat karena embolus dari jantung yang kurang berfungsi dengan baik dapat terbawa oleh aliran darah ke otak.

B. Stroke hemoragik
Stroke jenis yang kedua disebabkan oleh adanya pendarahan. Stroke karena pendarahan (hemoragik) terjadi bila arteri di otak, darah tumpah ke otak atau rongga antara permukaan luar otak dan tengkorak. Ada beberapa penyebab stroke hemoragi. Stroke hemoragi khususnya terjadi pada mereka yang mempunyai tekanan darah tinggi.
Kemungkinan stroke untuk manjadi fatal lebih besar karena tidak hanya dapat mengganggu aliran darah ke bagian otak dimana terjadi pembuluh darah arteri yang pecah, tetapi juga akan menekan otak dan menyebabkan jaringan otak membengkak. Meskipun kemungkinan selamat lebih banyak pada stroke iskemik daripada stroke hemoragik, kelainan yang terjadi pada stroke iskemik dapat lebih berat dan kemungkinan sembuh lebih kecil.

GEJALA KLINIS
Adapun gejala dan tanda – tanda yang tampak adalah sebagai berikut :
a. Lumpuh separuh, separuh badan, mati rasa separuh, panas dan kesemutan
b. Mulut mencong, lidah mencong sulit dijulurkan, bicara pelo, sulit menelan, keselek, bila minum atau makan.
c. Susah berbicara atau bicara kacau, tidak dapat memahami bicara orang lain, tidak bisa membaca, menulis dan memahami tulisan.
d. Sulit berjalan, kepintaran menurun, tak dapat berhitung, pelupa, penglihatan terganggu, pendengaran menurun, pusing, vertigo, banyak tidur, pingsan koma, dll.

PENATALAKSANAAN
Berdasarkan tahapannya, diet stroke dibagi menjadi 2 fase yaitu :
• Fase Akut (24 – 48 jam)
Pada fase ini kesadaran pasien menurun, maka diberikan makanan parenteral dan dilanjutkan dengan makanan enteral (NGT).

• Fase Pemulihan
Pada fase ini, kesadaran pasien telah membaik (sudah sadar) dan tidak mengalami disfagia. Makanan diberikan peroral secara bertahap dalam bentuk lunak dan biasa.
Bila ada disfagia, makanan diberikan secara bertahap (modifikasi parenteral – enteral dan peroral ).
a. Makanan parenteral
b. Makanan ¼ bagian peroral (dalam bentuk semi padat) dan ¾ bagian melalui NGT.
c. Makanan ½ bagian peroral (dalam bentuk semi padat) dan ½ bagiannya melalui NGT.
d. Diet peroral ( dalam bentuk padat dan semi cair ) dan cair melalui NGT.
e. Diet lengkap peroral.

Adapun tujuan dari diet ini adalah :
1. Memberikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan penderita dengan memperhatikan keadaan dan komplikasi penyakit.
2. Memperbaiki keadaan stroke, disfagia, pneomonia, kelainan ginjal, dan dekubitus.
3. Mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit.


Sumber:
Erik Tapan. 2003. Penyakit Degeneratif. Jakarta : Elek Media Komputindo
http://fortunestar.co.id/healt/?gid=40. Diakses tanggal 2 Desember 2007
http://www.prodia.com/info_terkini/isi_dm 2004.html. Diakses tanggal 2 Desember 2007
Soeharto Imam. 2004. Serangan Jantung dan Stroke Hubungannya dengan Lemak & Kolesterol. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Mansjoer Arief. 1999. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Media Aesculapis FKUI.

Read More......